30 June 2026 | 41 views

Bupati Kamarudin Muten: Pendidikan Kesetaraan Bukti Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar

Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kegiatan Penyerahan Ijazah dan Pelepasan Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan warga belajar yang telah menyelesaikan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.(29/6)

Bupati Kamarudin Muten: Pendidikan Kesetaraan Bukti Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar

Manggar – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur melaksanakan kegiatan Penyerahan Ijazah dan Pelepasan Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan warga belajar yang telah menyelesaikan pendidikan pada jalur pendidikan nonformal sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur Sabarudin, M.Pd., Camat Manggar Suharman, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur Akhiruddin, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur Oscar Habib, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Timur Hendri Yani, para pengelola Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), tutor, serta para warga belajar yang dinyatakan lulus pada Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Sabarudin, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tutor, pengelola SKB dan PKBM, serta seluruh pihak yang telah mendampingi dan membimbing warga belajar hingga berhasil menyelesaikan pendidikannya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan saat ini bukan lagi dipandang sebagai jalur alternatif, melainkan menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memperoleh kesempatan pendidikan yang setara dan meningkatkan kualitas hidup.

"Pendidikan kesetaraan membuktikan bahwa semangat belajar tidak mengenal usia, waktu, maupun berbagai keterbatasan. Jalur pendidikan nonformal hadir dengan waktu belajar yang fleksibel, sehingga dapat diikuti oleh masyarakat yang bekerja maupun memiliki kesibukan lainnya. Selain itu, warga belajar juga dibekali berbagai keterampilan hidup (life skills) sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Yang tidak kalah penting, ijazah yang diterbitkan memiliki legalitas yang sah dan diakui setara dengan pendidikan formal," ujarnya.

Sabarudin juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Belitung Timur memiliki lima satuan pendidikan nonformal penyelenggara pendidikan kesetaraan, yaitu SPNF SKB Belitung Timur sebagai satuan pendidikan negeri dengan 292 warga belajar, PKBM Taruna Maju di Kecamatan Gantung dengan 63 warga belajar, PKBM Bina Taruna di Kecamatan Dendang dengan 104 warga belajar, PKBM Cempaka di Kecamatan Kelapa Kampit dengan 62 warga belajar, serta PKBM Seroja di Kecamatan Manggar dengan 52 warga belajar.

Pada tahun 2026, sebanyak 200 warga belajar berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan dan mengikuti prosesi pelepasan. Jumlah tersebut terdiri atas 123 warga belajar dari SPNF SKB, 24 warga belajar dari PKBM Bina Taruna, 37 warga belajar dari PKBM Taruna Maju, dan 16 warga belajar dari PKBM Seroja.

Rinciannya meliputi 2 warga belajar Paket A setara SD, 74 warga belajar Paket B setara SMP, dan 124 warga belajar Paket C setara SMA.

Kepada seluruh warga belajar, Kepala Dinas Pendidikan berpesan agar keberhasilan yang diraih menjadi awal untuk terus mengembangkan diri.

"Teruslah belajar karena dunia terus berubah. Percayalah pada kemampuan diri sendiri, karena latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Jadikan ilmu dan pengalaman yang dimiliki sebagai bekal untuk memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa," pesannya.

Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga belajar yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari ketekunan, semangat, dan kerja keras dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Pendidikan kesetaraan menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri. Saya berharap keberhasilan hari ini menjadi awal untuk terus meningkatkan kompetensi, mengembangkan keterampilan, serta membuka peluang yang lebih baik di masa depan," ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tutor, pengelola SKB dan PKBM, serta keluarga yang selama ini memberikan pendampingan dan motivasi kepada warga belajar hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk terus meningkatkan akses, pemerataan, dan mutu pendidikan, termasuk pada jalur pendidikan nonformal, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Melalui penyelenggaraan pendidikan kesetaraan ini, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan belajar sepanjang hayat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan Belitung Timur yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera. Pelepasan dan penyerahan ijazah ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, tanpa mengenal usia maupun latar belakang, sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.